Jumat, 09 November 2012

PELET SENYUM


Caranya menjalani ilmu ini Anda harus puasa selama 3 hari, lebih bagus dimulai hari Senin atau Kamis. Pada saat sahurnya, Anda harus menyikat gigi dengan membaca mantera ilmu ini. Begitupun pada saat berbuka puasa. Agar Anda tidak penasaran, berikut ini manteranya :
“Assalamualaikum…walaikusalam, bismillahirohmanirohim. Ngusutan huntu gumantang. Di luhur gula gumantang. Di handap seger kencana. Imut aing kuwung-kuwungan. Seri aing katumbiringan kos bulan tanggal opat belasna. Tanding bentang kaberangan nya aing kasep (jika wanita diganti : geulis) sorangan menang goganti ratu menang menta ti dewata. Mangka welas mangka asih atina si…(sebut nama orang yang dituju). Asiha maring badan awaking. Abdul doa kuat panetep”.
Pada saat 3 hari menjalankan puasa, setiap tengah malam diharuskan bangun untuk menunaikan sholat hajat minta kehadirat Allah SWT agar orang yang dikehendaki menjadi welas asih. Setelah sholat hajat, diharuskan membayangkan sosok orang yang dituju dengan tubuhnya yang sempurna. Bayangkan hingga ia seakan-akan terwujud utuh di depan Anda. Setelah itu, bacalah mantera tersebut di atas hingga akhirnya Anda terlelap dalam tidur.
Setelah tamat menjalankan puasa dengan ritual pelengkapnya, makam setelah 3 hari Anda diperkenankan menemui orang yang Anda tuju. Pada saat bertemu dengannya, bacalah mantera tersebut cukup dalam hati. Jangan lupa, tersenyumlah di hadapan dia, kendatipun misalnya hati Anda masih kesal karena penolakannya. Dengan senyum ini, si dia pasti akan tergila-gila pada diri Anda.
Ilmu ini dapat digunakan untuk pengasihan umum. Artinya, jika seseorang ingin mendapatkan tempat khusus di hati setiap orang, maka mantera dan ritual pelet ini bisa dijalankan. Caranya, cukup mengganti kalimat pada mantera yang berbunyi “mangka welas asih atina si…” menjadi “mangka welas mangka asih sakabeh jalmi,” demikian seterusnya. Orang yang mengamalkannya pasti bisa dengan mudah memikat hati baik atasan, teman bahkan lawan.
Selamat mencoba.
BIMBINGAN MAHAR 399

Rabu, 29 Agustus 2012

ILMU SEPAK BOLA


ILMU SUPAYA KUAT DAN TEGAR BERMAIN BOLA
Kalau kita sering bermain bola, sudah pasti kita harus berlari kencang dan harus kuat nafasnya. Apalagi kalau kita hobi, sudah pasti stamina harus selalu dalam keadaan fit.
Nah untuk yang hobi bermain bola, coba baca amalan ini…

Amalannya :
Bismillahirrohmanirrohim
Illa kata Adam
Ro’aina Kata Muhammad
Lahaula wala kuata illa billa hil ‘ali il azim kata Jibril

Cara lelakunya
Sehabis sholat hajat dibaca 7x
Untuk menggunakan dilapangan dibaca 3x dan tahan nafas sewaktu akan memasuki lapangan/sebelum pertandingan

Larangannya:
Jauhi apa yang dilarang Allah SWT

MENGEMBALIKAN ORANG/ BARANG HILANG


AMALAN MENGEMBALIKAN BARANG / ORANG YANG HILANG
Allamah Sayyid Nikmatullah Al-Jazairi (ra) mengatakan kepada sebagian sahabatnya: jika doa ini didawamkan, dibaca secara istiqamah, dapat mengembalikan orang atau sesuatu yang hilang. Doanya sebagai berikut:
يَا جَامِعَ النَّاسِ لِيَوْمٍ لاَ رَيْبَ فِيْهِ اِنَّ اللهَ لاَ يُخْلِفُ الْمِيعَادَ، اِجْمَعْ بَيْنِي وَبَيْنَ …
Yâ Jâmi’an nâsi liyawmin lâ rayba fîhi, innallâha lâ yukhliful mî’ât, ijma’ baynî wa bayna …
“Wahai Yang Mengumpulkan manusia pada suatu hari yang tiada keraguan di dalamnya, sesungguhnya Allah tidak pernah mengingkari janji-Nya, kumpulkan kembali antara aku dan ….”
Dengan doa ini, Allah swt akan mengumpulkan kembali Anda dengan orang, saudara, atau sesuatu yang hilang.
Catatan: pada titik-titik  tersebut diniat barang yang hilang dan/ atau disebutkan nama orang yang hilang.
Kedua: Allamah Sayyid Muhammad Ar-Ridhawi mengatakan: hendaknya Anda membaca zikir berikut ini setiap sesudah shalat Isya’ sebanyak (125 kali):
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ، لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ بِقُدْرَتِكَ، لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ بِحَقِّكَ، بِحُرْمَتِكَ، بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ، اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ.
Allâhumma shalli ‘alâ Muhammadin wa âli Muhammad, lâ ilâha illallâhu biqudratika, lâ ilâha illallâhu bihaqqika, bihurmatika, birahmatika yâ Arhamar râhimîn, Allâhumma shalli ‘alâ Muhammadin wa âli Muhammad.
“Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, tiada Tuhan selain Allah dengan kekuasaan-Mu, tiada Tuhan selain Allah dengan hak-Mu, dengan kemuliaan-Mu, dengan rahmat-Mu wahai Yang Maha Pengasih dari semua yang mengasihi; ya Allah, sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad.” (Mujarrabat Imamiyah: 215).
Ketiga: Salah satu Keutamaan dan Rahasia surat Abasa, surat ke 80.
Penulis kitab ini mengutip dari kitab Minhâjul ‘Arifîn, suatu riwayat menyebutkan bahwa membaca surat ‘Abasa mujarrab untuk mengembalikan sesuatu yang hilang. Yakni sesudah membaca surat Abasa membaca doa berikut:
يَا جَامِعَ النَّاسِ لِيَوْمٍ لاَ رَيْبَ فِيْهِ اِنَّ اللهَ لاَ يُخْلِفُ الْمِيعَادَ، اِجْمَعْ بَيْنِي وَبَيْنَ …
Yâ Jâmi’an nâs liyawmin lâ rayba fîhi innallâha lâ yukhliful mi’ât, ijma’ baynî wa bayna …
“Wahai Yang Mengumpulkan manusia pada suatu hari yang tiada keraguan di dalamnya, sesungguhnya tidak Allah pernah mengingkari janji-Nya, kumpulkan kembali antara aku dan ….” (Mujarrabat Imamiyah: 215)
Disini perlu saya jelaskan bahwa surat dan ayat Al-Qur’an memiliki makna lahir dan makna batin. Di antara makna batinnya adalah kandungan rahasia dan keutamaan di dalamnya untuk hal-hal tertentu, tentunya untuk tujuan yang baik dan positif. Memang kadang-kadang nampaknya antara makna lahir dan makna batin suatu surat Al-Qur’an dan seolah-olah tidak saling berkait. Tetapi sejatinya itu bukan tidak saling berkait, itu jelas berkaitan, hanya saja karena keterbatasan ilmu kita tentang makna Al-Qur’an secara lahir dan batin. Buktinya setiap surat Al-Qur’an memiliki keutamaan sebagimana yang disebutkan di dalam hadis-hadis Nabi saw dan Ahlul baitnya (sa).
CARA KE 2
 Ini adalah mantra aji untuk mengembalikan orang hilang, kalau anda mengamalkan mantra ini orang yang meninggalkan rumah tanpa khabar beritanya, masih bisa dipanggil disuruh pulang, asal saja masih hidup, karena dia sangat kuat keinginan kearah itu kalau sudah dipanggil dengan menggunakan mantra dibawah ini.
Adapun mantra aji yang harus dibaca:
FARADAD NAAHU ILAA UMMIHII KAITHARRA AINUHAA WALAA THAHZANA WALI TA’LAMA ANNA WA’DALLAHI HAQQUW WALAA KINNA AKSYARAHUM LAA YA’LAMUUN.
Cara mengamalkannya:
Puasa 3 hari 3 malam, mulai puasa hari senin, seterusnya puasa senin kamis 41 hari, mantra dibaca pada waktu berpuasa dan sebelum memanggil orang yang hilang tersebut.
SELAMAT MENGGUNAKANNYA, 
NAMUN JIKA ANDA INGIN MENDAPAT BANTUAN ABU HAJI SILAKAN DATANG KE ALAMAT PRAKTEK ABU HAJI ATAU HUBUINGI CONTACT PERSONNYA